Jabar Berikan Beasiswa Kepada 66 Peserta MTQ

Jabar Berikan Beasiswa Kepada 66 Peserta MTQ

Bandung, SuaraJabar.Com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan beasiswa kepada 66 Qori/Qoriah, Hafidz/Hafidzah, dan Khothoh/Khothothoh peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional atau internasional asal Jawa Barat.

“Pemberian beasiswa ini merupakan bentuk komitmen dan perhatian Pemprov Jabar untuk terus mendukung secara serius terhadap program pengembangan Al Quran dan keilmuaannya, yang selama ini diwadahi oleh
LPTQ,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar usai menyerahkan beasiswa tersebut, di Pusdai Jabar Kota Bandung, Selasa.

Ke-66 orang tersebut beasiswa Rp6 juta per orang dan akan diusulkan untuk menerima beasiswa lain dari Pemprov Jabar berupa studi di perguruan tinggi.

Oleh karena itu, kata dia, kehadiran Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) ini diharapkan tidak hanya hadir pada ajang MTQ saja namun juga dapat hadir melalui program yang inovatif dan berkelanjutan.

“LPTQ merupakan wadah silaturrahim dan media peningkatan kualitas Qori/Qoriah dan Hafidz/Hafidzah. Dan LPTQ tidak hanya hadir disaat Mushabaqah saja, namun senantiasa hadir dengan formulasi program dan kegiatan yang inovatif serta berkelanjutan,” kata dia.

Ia mengatakan beberapa program fundamental yang perlu mendapat perhatian LPTQ, yaitu optimalisasi program pemberantasan buta huruf Al Quran, dan program pencanangan wajib belajar pada jenjang pendidikan formal untuk meningkatkan indeks pendidikan masyarakat.

Program pemberantasan buta huruf Al Quran ini, menurut Wagub harus disejajarkan dengan upaya meningkatkan angka melek huruf latin sebagai pembuka kunci ilmu.

“Program pengentasan buta huruf Al Quran harus disejajarkan dengan upaya peningkatan angka melek huruf,” kata dia.

Dengan kata lain, lanjut dia, bukan hanya melek huruf latin sebagai pembuka kunci ilmu, namun melek huruf hijaiyah.

“Tentu harus menjadi prioritas bersama sebagai pembuka hikmah luhur yang terkandung dalam Al Quran yang menjadi pedoman hidup di dunia dan akhirat,” katanya.[antra]

Komentar

Komentar