Pengertian Abstrak: Apa itu Abstrak dan Mengapa Penting dalam Penelitian?

Apakah Anda pernah membaca sebuah jurnal penelitian atau makalah akademik yang diawali dengan sebuah abstrak? Apakah Anda pernah bertanya-tanya apa sebenarnya pengertian abstrak dan mengapa hal itu begitu penting dalam penelitian?

Abstrak adalah ringkasan singkat yang berfungsi sebagai gambaran umum isi dari sebuah penelitian atau makalah. Biasanya terletak di bagian awal suatu karya ilmiah, abstrak memberikan para pembaca informasi dasar tentang topik penelitian, metode yang digunakan, temuan utama, dan kesimpulan yang dihasilkan.

Kenapa abstrak penting dalam penelitian?

1. Menyediakan Informasi Sekilas tentang Penelitian

Abstrak memberikan gambaran sekilas tentang isi penelitian, membantu pembaca memahami topik dan pentingnya penelitian tersebut. Dengan membaca abstrak, pembaca dapat dengan cepat menentukan apakah penelitian tersebut relevan dengan topik yang sedang mereka minati.

2. Memudahkan Pembaca dalam Menelaah Penelitian yang Telah Dilakukan

Abstrak membantu pembaca dalam menelaah banyaknya penelitian yang telah dilakukan di bidang yang sama. Dalam sea of ​​research papers, abstrak menjadi panduan yang membantu pembaca menentukan apakah suatu penelitian layak untuk dibaca secara lebih mendalam.

3. Menyederhanakan Informasi Kompleks

Seringkali, penelitian ilmiah memuat informasi yang cukup kompleks. Abstrak berfungsi sebagai penyederhana yang membantu pembaca memahami ide-ide utama penelitian tanpa harus membaca keseluruhan makalah. Dalam satu paragraf atau beberapa kalimat, abstrak merangkum temuan-temuan kunci dan kesimpulan yang dihasilkan.

4. Memberikan Rujukan Pertama

Bagi pembaca yang tertarik dengan topik penelitian dan ingin membaca lebih lanjut, abstrak memberikan rujukan pertama ke penelitian tersebut. Abstrak sering mengandung kutipan penting atau angka-angka yang menarik, mendorong pembaca untuk membaca penelitian secara keseluruhan.

5. Membantu Penulis dalam Menyampaikan Ide-ide Utama

Saat menuliskan abstrak, penulis harus memilih kata dengan hati-hati dan mencerminkan ide-ide utama penelitian. Proses ini membantu penulis untuk lebih fokus dan jelas dalam menyampaikan pesan ilmiah mereka. Singkatnya, abstrak adalah latihan penting dalam merumuskan pesan penelitian secara efektif.

Bagaimana cara menulis abstrak yang baik?

Menulis abstrak yang baik membutuhkan kemampuan untuk secara jelas dan singkat menyampaikan informasi penting dalam penelitian. Berikut adalah beberapa tips untuk menulis abstrak yang efektif:

1. Jaga Kekompakan dan Kejelasan

Abstrak harus singkat dan padat, menghindari pengulangan informasi yang tidak perlu. Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami oleh pembaca. Pastikan untuk menyusun abstrak dalam urutan yang logis dan sistematis.

2. Jelaskan Tujuan Penelitian

Jelaskan dengan jelas tujuan penelitian dan pertanyaan penelitian yang ingin dijawab dalam abstrak. Hal ini akan membantu pembaca memahami konteks penelitian dan alasan di baliknya.

3. Gambarkan Metodologi yang Digunakan

Sertakan informasi tentang metode penelitian yang telah digunakan. Jelaskan pendekatan yang diambil, sampel yang digunakan, dan alat atau teknik yang digunakan dalam mengumpulkan dan menganalisis data.

4. Sampaikan Temuan Utama

Rangkum temuan utama penelitian dengan jelas dan mencerminkan data yang paling penting. Sertakan angka-angka dan bukti yang mendukung temuan tersebut.

5. Berikan Ringkasan Kesimpulan

Jelaskan kesimpulan penting yang dihasilkan oleh penelitian Anda. Sampaikan implikasi penelitian Anda dan masukkan dalam konteks penelitian yang lebih luas.

FAQ:

1. Berapa banyak kata yang ideal untuk sebuah abstrak?

Idealnya, sebuah abstrak harus berkisar antara 150 hingga 250 kata. Namun, beberapa jurnal atau konferensi memiliki batasan kata yang lebih ketat, jadi pastikan untuk memeriksa panduan penulisan mereka sebelum menulis abstrak.

2. Bagaimana cara menentukan apa yang harus disertakan dalam abstrak?

Untuk menentukan apa yang harus disertakan dalam abstrak, baca keseluruhan makalah dan pilih informasi yang paling penting dan relevan. Jangan lupa untuk memeriksa panduan penulisan dari jurnal atau konferensi yang Anda tuju, karena mereka mungkin memiliki persyaratan khusus untuk abstrak.

3. Apakah abstrak harus ditulis setelah penulisan keseluruhan makalah?

Idealnya, abstrak harus ditulis setelah Anda menyelesaikan penulisan keseluruhan makalah, karena ini akan membantu Anda untuk menjelaskan ide-ide utama dengan lebih baik. Namun, beberapa penulis juga menemukan manfaat dalam menulis abstrak terlebih dahulu sebagai panduan untuk menulis makalah.

Ringkasan:

– Abstrak adalah ringkasan singkat yang memberikan gambaran umum tentang isi penelitian atau makalah.

– Abstrak penting karena memberikan informasi sekilas tentang penelitian, memudahkan pembaca dalam menelaah penelitian yang telah dilakukan, menyederhanakan informasi kompleks, memberikan rujukan pertama, dan membantu penulis dalam menyampaikan ide-ide utama.

– Berbagai tips untuk menulis abstrak yang baik termasuk menjaga kekompakan dan kejelasan, menjelaskan tujuan penelitian, mendeskripsikan metodologi yang digunakan, menyampaikan temuan utama, dan memberikan ringkasan kesimpulan.

– Sebuah abstrak harus berkisar antara 150 hingga 250 kata dan sebaiknya ditulis setelah penulis menyelesaikan penulisan keseluruhan makalah.

Key Takeaways:

  • Abstrak adalah ringkasan singkat yang memberikan gambaran umum tentang isi penelitian atau makalah
  • Abstrak penting karena memudahkan pembaca dalam menelaah penelitian yang telah dilakukan dan menyederhanakan informasi kompleks
  • Penulisan abstrak yang baik membutuhkan kekompakan dan kejelasan dalam penyampaian informasi penting
  • Abstrak harus berkisar antara 150 hingga 250 kata dan sebaiknya ditulis setelah penulis menyelesaikan penulisan keseluruhan makalah

Sources:

[1] Surname, I. (Year). Title of the research paper. Journal Name, Volume(Issue), Page numbers. URL [2] Surname, I. (Year). Title of the book. Publisher.
URL [3] Surname, I. (Year). Title of the article. Website Name. URL