Pengertian Wawancara: Konsep dan Pentingnya dalam Proses Komunikasi

Wawancara adalah sebuah proses komunikasi interaktif antara dua pihak atau lebih, di mana satu pihak bertanya dan pihak lain menjawab. Secara umum, wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi, membangun hubungan, atau mengambil keputusan berdasarkan interaksi antara interviewer dan interviewee. Dalam konteks profesional atau akademik, wawancara sering digunakan untuk mewawancarai kandidat pekerjaan, mengumpulkan data penelitian, atau mendapatkan kutipan untuk media.

Wawancara bisa dilakukan dengan berbagai metode, tergantung pada tujuan dan konteksnya. Metode wawancara yang paling umum adalah wawancara tatap muka atau face-to-face interview. Namun, dengan kemajuan teknologi, wawancara juga bisa dilakukan melalui telepon, telekonferensi, atau bahkan secara online melalui video call.

Pentingnya Wawancara

Wawancara memiliki peran penting dalam banyak aspek kehidupan, baik itu pribadi, profesional, atau akademik. Berikut adalah beberapa alasan mengapa wawancara penting:

1. Mendapatkan Informasi Mendalam

Wawancara memungkinkan interviewer untuk mendapatkan informasi mendalam tentang topik yang sedang dibahas. Dalam proses wawancara, interviewer dapat mengeksplorasi dan menggali lebih jauh dengan mengajukan pertanyaan yang relevan. Ini memungkinkan interviewer untuk memahami sudut pandang, pengalaman, dan pengetahuan interviewee dengan lebih baik.

2. Membangun Hubungan dan Kepercayaan

Wawancara juga dapat digunakan untuk membangun hubungan dan kepercayaan antara interviewer dan interviewee. Dalam proses wawancara, interviewer dapat menciptakan lingkungan yang nyaman dan terbuka, yang memungkinkan interviewee untuk berbagi informasi dengan lebih jujur dan terbuka. Ini membantu membangun hubungan yang lebih baik antara kedua belah pihak.

3. Mengambil Keputusan yang Tepat

Wawancara sering digunakan sebagai metode untuk mengambil keputusan yang tepat, terutama dalam konteks rekrutmen atau seleksi karyawan. Dalam proses wawancara, interviewer dapat mengevaluasi kemampuan, keterampilan, dan kepribadian calon karyawan. Hal ini membantu dalam memilih kandidat yang paling sesuai untuk posisi yang diinginkan.

Teknik dalam Wawancara

Dalam melakukan wawancara, terdapat berbagai teknik yang dapat membantu interviewer dalam mengumpulkan informasi dengan lebih efektif. Berikut adalah beberapa teknik wawancara yang umum:

1. Pertanyaan Terbuka

Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang memungkinkan interviewee untuk menjawab dengan lebih luas dan mendetail. Pertanyaan seperti “Ceritakan tentang pengalaman Anda dalam proyek terakhir Anda” memberi interviewee kesempatan untuk menjelaskan pengalamannya secara mendalam.

2. Pertanyaan Tertutup

Pertanyaan tertutup adalah pertanyaan yang meminta interviewee untuk menjawab dengan pilihan jawaban tertentu, biasanya “ya” atau “tidak”. Pertanyaan seperti “Apakah Anda memiliki pengalaman dengan software XYZ?” mendapatkan jawaban yang singkat dan jelas.

3. Pertanyaan Pemprovokasi

Pertanyaan pemprovokasi adalah pertanyaan yang dirancang untuk mendorong interviewee menjadi lebih terbuka atau berpikir lebih dalam. Pertanyaan seperti “Bagaimana Anda mengatasi konflik dalam tim?” dapat memunculkan respon yang menunjukkan kemampuan pengelolaan konflik interviewee.

4. Pendiaman

Pendiaman adalah teknik yang melibatkan diam atau memberikan ruang hening setelah interviewee menjawab pertanyaan. Teknik ini memberi interviewee kesempatan untuk melanjutkan atau mengungkapkan lebih banyak informasi yang mungkin tidak dia ungkapkan sebelumnya.

Persiapan Sebelum Wawancara

Persiapan yang baik adalah kunci kesuksesan dalam wawancara. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan sebelum melakukan wawancara:

1. Menentukan Tujuan dan Topik Wawancara

Tentukan tujuan wawancara dan topik yang akan dibahas. Pastikan topik wawancara memiliki relevansi dan nilai informasi yang tinggi. Jelaskan tujuan wawancara kepada interviewee agar mereka dapat mempersiapkan diri dengan baik.

2. Mempersiapkan Pertanyaan

Buat daftar pertanyaan yang sesuai dengan tujuan wawancara dan topik yang akan dibahas. Pertanyaan harus jelas, relevan, dan bervariasi. Gunakan teknik pertanyaan yang tepat untuk mencapai tujuan wawancara.

3. Membuat Jadwal dan Lokasi Wawancara

Tentukan jadwal yang nyaman bagi kedua belah pihak. Pastikan lokasi wawancara tidak mengganggu dan memungkinkan interaksi yang efektif. Jika wawancara dilakukan secara online, pastikan koneksi internet yang stabil dan perangkat yang memadai.

4. Pengumpulan Informasi dan Penelitian

Sebelum wawancara dilakukan, lakukan pengumpulan informasi dan penelitian tentang topik yang akan dibahas. Ini membantu interviewer untuk memahami konteks dan memberikan pertanyaan yang lebih informatif dan relevan.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Q: Apakah wawancara hanya dilakukan dalam konteks profesional?

A: Tidak, wawancara dapat dilakukan dalam berbagai konteks, termasuk pribadi, profesional, atau akademik.

Q: Apakah wawancara hanya dilakukan face-to-face?

A: Tidak, wawancara dapat dilakukan melalui telepon, telekonferensi, atau video call.

Q: Apa yang membuat wawancara efektif?

A: Persiapan yang baik, penggunaan teknik pertanyaan yang tepat, dan lingkungan yang nyaman dapat membuat wawancara efektif.

Kesimpulan

Wawancara adalah proses komunikasi interaktif yang penting dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam wawancara, informasi dapat diperoleh secara mendalam, hubungan dan kepercayaan dapat dibangun, dan keputusan yang tepat dapat diambil. Dengan menggunakan teknik yang tepat dan melakukan persiapan yang baik, wawancara dapat menjadi instrumen yang efektif untuk mencapai tujuan komunikasi. Jadi, baik dalam konteks profesional, akademik, atau pribadi, wawancara memiliki peran penting dalam proses komunikasi.

Key Takeaways:

  • Wawancara adalah proses komunikasi interaktif antara dua pihak atau lebih.
  • Wawancara dapat dilakukan dengan berbagai metode, seperti tatap muka, telepon, atau video call.
  • Wawancara penting untuk mendapatkan informasi mendalam, membangun hubungan, dan mengambil keputusan yang tepat.
  • Teknik dalam wawancara termasuk pertanyaan terbuka, tertutup, dan pemprovokasi.
  • Persiapan sebelum wawancara meliputi menentukan tujuan, mempersiapkan pertanyaan, membuat jadwal dan lokasi, serta pengumpulan informasi dan penelitian.

“Persiapan yang baik adalah kunci kesuksesan dalam wawancara.” – Unknown